Sunday, May 15, 2022

Arti Makna Simbolis Borobudur


Selamat datang di Borobudur, salah satu bangunan suci agama Buddha sebagai situs Warisan Budaya Dunia. Kemegahan dan keindahan Borobudur mempunyai nilai sejarah tersendiri bagi masyarakat Indonesia. Pemerintah Indonesia telah menetapkan Chandi Borobudur sebagai objek wisata utama, dan juga tujuan wisata prioritas bagi pengunjung nusantara maupun mancanegara.

Chandi Borobudur menarik antusiasme yang luar biasa untuk mengunjungi dan mendalami beberapa sumber narasi dalam wisata tematik, dengan tujuan untuk mengenal lebih dekat sejarah, arsitektur, dan seni rupa bangunan ini.

Pemandu wisata yang ramah akan menemani dalam kesempatan menarik ini, memberikan narasi dan penjelasan sebagai wujud apresiasi atas kajian dan partisipasi dalam menjaga, melindungi dan melestarikan warisan budaya leluhur.

Tangga Borobudur melalui gapura Kala Makara
Sumber: Tehnik Kepemanduan Chandi Borobudur arisguide. Tangkapan layar gambar arisguide.

Candi Borobudur merupakan model alam semesta dan dibangun sebagai tempat suci untuk memuliakan Buddha sekaligus berfungsi sebagai tempat ziarah untuk menuntun umat manusia beralih dari alam nafsu duniawi menuju pencerahan dan kebijaksanaan tertinggi sesuai dengan ajaran Buddha.

Upacara Waisak

Chandi Borobudur merupakan pusat keagamaan dan ziarah agama Buddha. Setahun sekali, saat bulan purnama sekitar bulan Mei, umat Buddha di Indonesia berada di Borobudur untuk memperingati hari suci Waisak.

Waisak adalah hari untuk merayakan kelahiran, pencerahan dan kematian Buddha. Ini adalah hari sangat penting bagi umat Buddha khususnya di Chandi Borobudur, yang dirayakan dengan serangkaian acara pada hari yang telah dipilih berdasarkan filosofi agama Budha. Di Indonesia, bagi umat Budha adalah hari raya yang disebut dengan “Hari Waisak”, dan upacara tersebut biasanya dilaksanakan pada hari bulan purnama di bulan Mei atau Juni yang dipilih setiap tahunnya. Upacara Waisak umat Budha dilaksanakan dan dipusatkan saat ini khusus diadakan di Chandi Borobudur, candi Budha kuno terbesar di dunia.

Selama upacara prosesi berlangsung, banyak biksu dan umat Buddha yang mengunjungi Borobudur tidak hanya dari kota lain di Indonesia tetapi juga dari seluruh dunia. Berdoa dan bermeditasi di pura, melakukan prosesi dengan berjalan dari Candi Mendut ke Candi Borobudur pada siang hari. Pada malam hari, upacara menerbangkan lampion di halaman Chandi Borobudur yang disertai dengan penuh harapan di bawah bulan purnama.

Saat ini upacara Waisak dikenal sebagai objek wisata karena pemandangannya yang menarik, namun sebelumnya upacara ini hanya diperuntukkan bagi para biksu dan umat Buddha. Suasana misterius dan sakral masih tetap ada, jika mengikuti upacara ini, terdapat suasana damai dan dapat merasakan suatu penyucian.

Arti Makna Relijius

Sebagai salah satu bangunan suci bagi umat Buddha di Indonesia, Borobudur merupakan bangunan kuno dan tempat prosesi keagamaan. Candi Buddha terbesar yang pernah dibangun oleh Samaratungga, merupakan tempat peribadahan umat Buddha. Bahkan, sebagai apresiasi, Unesco saat ini memasukkan Borobudur sebagai warisan budaya dunia yang memiliki salah satu kriteria nilai seni arsitektur Borobudur dengan bentuk atau simbol bunga teratai.

Pasca pemugaran Borobudur yang kedua pada tahun 1973 yang dilakukan atas kerja sama Pemerintah Indonesia dan UNESCO, perhatian terhadap pembangunan situs ini menjadi semakin baik. Hal ini terlihat dengan dibukanya kembali Borobudur sebagai tempat ibadah dan pusat upacara keagamaan bagi umat Buddha. Bagi sebagian besar umat Buddha, upacara ini disebut dengan upacara Tri Suci Waisak. Diadakan setahun sekali pada saat bulan purnama, di bulan Mei atau Juni, umat Buddha di Indonesia mengunjungi Candi Borobudur untuk memperingati hari suci Waisak. 

Upacara ini sangat bermakna bagi umat Buddha, dilaksanakan dengan tujuan untuk memperingati tentang kelahiran, mengenang saat peristiwa pencerahan Sidharta Gautama yang telah mencapai tingkat kebijaksanaan tertinggi yaitu menjadi Buddha Shakyamuni, dan serta wafatnya.

Prosesi Waisak di Indonesia bagi umat Buddha dirayakan di tiga candi Budha yaitu Borobudur, Pawon dan Mendut. Setiap tahunnya upacara Waisak dipusatkan di Chandi Borobudur, yang diawali dengan ritual jalan kaki sepanjang 2 kilometer dari Chandi Mendut hingga Chandi Pawon dan kemudian prosesi ritual berakhir di Chandi Borobudur.

Melihat prosesi upacara Waisak, menurut filosofi Buddha, Borobudur secara simbolis memiliki tiga tingkat alam spiritual. Dalam filsafat Buddha, ketiga tingkatan ini melambangkan Kamadhatu yang berarti dunia nafsu, Rupadhatu yang berarti dunia bentuk, dan Arupadhatu yang berarti tak berbentuk. Ketiga tingkatan dalam Borobudur dengan sempurna menjelaskan dan menggambarkan arti dan makna dalam tiga tingkatan sebagaimana makna bhurloka, yaitu bumi, bhuvarloka yang berarti atmosfer, dan svarloka yang berarti surga yang merupakan lambang kesempurnaan Alam Semesta.

Konsep Bukit Kebajikan murni dalam bidang spiritual bagi agama Buddha. Tidak banyak asumsi dalam kosmologi Buddhis yang menunjukkan adanya hubungan signifikan dengan hal-hal ini. Sang Buddha konon memberikan instruksi kepada murid-muridnya untuk membakar jenazahnya satu hari setelah ia memasuki nirwana, dan kemudian menyimpan abunya di tempat yang disebut stupa.

Ketika ditanya apa sebenarnya yang disebut dengan stupa, Sang Guru buru-buru melipat pakaiannya di tanah, kemudian meletakkan apa yang selalu dibawanya ketika bepergian, yaitu mangkuk pengemisnya, secara terbalik di atas pakaiannya, dan terakhir meletakkan tongkatnya tepat di atas mangkuk (disebut stupa). Hal ini untuk menjelaskan tentang sesuatu yang menghasilkan suatu bentuk yang biasanya terdiri dari bentuk dasar persegi, kubah dengan bentuk setengah lingkaran dan puncak.

Pada dasarnya jika diartikan dan dimaknai secara simbolis, Chandi Borobudur mempunyai dua asal muasal, yaitu dalam agama Budha Mahayana, dan sebagai tempat pemujaan terhadap leluhur. Kemudian sepuluh tingkat pemasangan struktur Borobudur tersebut sesuai dengan sepuluh tahapan berturut-turut yang harus dicapai Bodhisattva sebelum mencapai Kebuddhaan.

Nilai estetis dengan keindahan luar biasa dan kemegahan seni arsitektur yang ditampilkan secara tradisional merupakan apresiasi lebih lanjut atas penghormatan setinggi-tingginya pada pendiri Chandi Borobudur terhadap para leluhur yang diidentikkan dengan Sang Buddha; dan piramida berundak dengan stupa sebagai mahkota di atasnya adalah simbol yang paling tepat untuk mewakili kebajikan yang telah dikumpulkan sebuah dinasti dari generasi ke generasi selanjutnya dalam kebijaksanaan yang sesuai dengan ajaran Bodhisattva."

Buddha

Agama Buddha dalam arti meditasi adalah cara hidup, agama Buddha pada mulanya bukanlah sebuah agama. Ini lebih merupakan sebuah doktrin yang menjelaskan bagaimana mencapai pembebasan akhir dari semua penderitaan, dan dalam arti yang lebih luas untuk menghilangkan karrna, menghancurkan samsara, dan pada akhirnya mencapai nirwana.

Doktrin yang mendasarinya adalah keyakinan bahwa hidup adalah kesengsaraan. Dunia ini tidak nyata, sehingga makna hidup dalam segala aspeknya hanyalah ilusi. Itu berubah sepanjang waktu, dan tidak ada yang abadi di dalamnya. Kehidupan merupakan kelanjutan dari kehidupan sebelumnya, dan persiapan untuk kehidupan selanjutnya, merupakan perhentian dalam siklus kelahiran dan kelahiran kembali yang tiada akhir. Bentuk dan kondisi tiap stasiun ditentukan oleh pendahulunya.

Faktornya bukan pikiran, tapi karma, keseimbangan perbuatan baik dan buruk. Keseimbangan positif akan menjamin kehidupan selanjutnya yang lebih baik, dan kehidupan yang terus membaik akan berujung pada kelahiran kembali di surga. Oleh karena itu, tujuan utamanya adalah menghindari segala bentuk kelahiran kembali. Pada tahap akhir ini, pemuja mencapai tingkat arahat untuk memasuki nirwana, yang merupakan kehampaan mutlak.

Empat Kebenaran Mulia menjelaskan bagaimana keselamatan tertinggi dari samsara dicapai. Keyakinan bahwa hidup adalah penderitaan adalah Kebenaran pertama. Kedua, penderitaan disebabkan oleh keinginan untuk hidup dan melekat pada dunia fenomenal. Kebenaran ketiga adalah bahwa penderitaan dapat dihilangkan dengan memadamkan segala keinginan. Yang keempat dirumuskan dalam Jalan Berunsur Delapan, yang menunjukkan bagaimana cara memadamkan nafsu.

Jalan Berunsur Delapan terdiri dari langkah-langkah berikut; 1. Pandangan yang benar, 2. Pikiran dan tujuan yang benar, 3. Ucapan yang benar, 4. Perilaku yang benar, 5. Penghidupan atau pekerjaan yang benar, 6. Semangat yang benar, 7. Ingatan yang benar, yang mana mempertahankan yang benar dan mengesampingkan yang salah, 8. Meditasi yang benar. 

Keinginan adalah sumber dasar kesengsaraan, hasil dari pandangan terang yang bersifat khayalan. Sumber utama dari segala penderitaan adalah avidya atau ketidaktahuan.


Buddha dalam makna keseimbangan positif akan menjamin kehidupan selanjutnya yang lebih baik, dan kehidupan yang terus membaik akan berujung pada kelahiran kembali di Nirwana. Sumber: Teknik Kepemanduan Chandi Borobudur arisguide. Foto arisguide.

Sumber: Teknik Kepemanduan Chandi Borobudur arisguide.

Berwisata dan berkunjung dengan tujuan untuk mengenal Borobudur lebih dekat, mempelajari sejarahnya, mengikuti wisata tematik serta mengagumi kemegahan dan keindahan nilai seni arsitektur, merupakan bentuk apresiasi dalam mengkaji dan ikut serta dalam mengenali, melestarikan dan melindungi Borobudur yang merupakan situs warisan budaya dunia.

Menjelajahi Borobudur sebagai bangunan suci Budha merupakan sesuatu yang sangat istimewa, tertulis kembali dalam referensi dan kajian literatur tentang Chandi Borobudur sebagai monumen terbesar di dunia. Dapatkan narasi dan materi lengkap tentang Chandi Borobudur dengan berkunjung dan jadikan wisata Anda semakin menyenangkan, jelajahi lebih detail narasi tematik kebudayaan Borobudur bersama Pamong Carita. 

Membaca dan menggali narasi lebih detail dalam bahasa Inggris memang menyenangkan dan juga terkesan sangat menarik untuk diterjemahkan ke dalam bahasa yang mudah dan fleksibel, dapatkan bacaan detail di Welcome to Borobudur Temple, the fabric of life in the Buddhist culture. Jelajahi dan kagumi keindahan seni rupa dalam gambar serta foto dalam PHOTO IMAGE BOROBUDUR.

Borobudur adalah monumen terbesar di dunia. Sumber: Tehnik Kepemanduan Chandi Borobudur arisguide. Foto arisguide.

arisguide
Sangat menyenangkan dalam perjalanan bait suci bersama saya.
Selamat datang, sangat senang dengan perjalanan yang akan mengunjungi kemegahan dan keindahan Borobudur, sebagai destinasi wisata utama di Indonesia. Bangunan ini merupakan bagian dari salah satu situs warisan dunia sejak tahun 1991. Keramahan pemandu wisata, pada kesempatan ini akan mengantar dengan memberikan narasi dan penjelasan sebagai apresiasi untuk pembelajaran dan mengagumi keindahan arsitektur dan seni rupa budaya leluhur.

Chandi Borobudur dan kawasannya merupakan situs Warisan Budaya Dunia yang memiliki nilai luhur dan penting dalam sejarah bagi bangsa Indonesia, yang membuat semua mata tertuju pada kemegahan dan keindahan bangunan ini. Pemerintah menetapkan Borobudur dan kawasannya sebagai destinasi utama dan kunjungan wisata superprioritas. Dibukanya kembali bangunan ini untuk wisata, merupakan kesempatan yang menyenangkan untuk menjelajahi beberapa sumber narasi tentang keberadaan bangunan ini dalam perjalanan wisata tematik Borobudur.

Wisata dan kunjungan saat ini dengan tujuan untuk lebih mengenal lebih dekat Borobudur dalam belajar mengetahui sejarah, berwisata tematik dan mengagumi kemegahan serta keindahan nilai seni arsitektur, yang merupakan salah satu wujud apresiasi dalam pembelajaran dan ikut serta dalam mengenal, memelihara dan melindungi situs warisan budaya dunia yang berada di Borobudur Indonesia.

Pada kesempatan yang menyenangkan menjelajahi kebudayaan leluhur Indonesia, dalam narasi wisata sejarah sekaligus mengetahui tradisi ritual masyarakat Borobudur.

Berada di Borobudur

Selamat datang di Borobudur atau namanya disebut-sebut Barabudur, candi suci umat Buddha. Menyebutkan nama candi Borobudur, berasal dari dua kata yaitu kata 'bara' berasal dari kata 'biara' yang berarti tempat pemujaan bagi umat Buddha atau kuil, dan kata 'budur' berasal dari bahasa Bali 'beduhur' yang berarti 'di atas' atau 'bukit'. Maka makna kata 'biara dan beduhur' berubah menjadi Bara Budur, karena pergeseran bunyi menjadi Borobudur, yang artinya candi atau biara di atas bukit. Borobudur adalah Candi Budha Mahayana yang terdiri dari sembilan teras bertingkat, enam teras berbentuk bujur sangkar dan tiga teras berbentuk lingkaran, dan serta terdapat stupa terbesar yang berada ditengah, yang dikelilingi oleh 72 stupa berterawang, dan dihiasi dengan 2.672 panel relief dan 504 arca Buddha.

Candi Borobudur dibangun pada abad ke-9 pada masa pemerintahan Dinasti Sailendra, candi ini dirancang dengan arsitektur Buddha Jawa, yang memadukan budaya asli Indonesia pemujaan leluhur dan konsep Buddha untuk mencapai Nirvana.

Selamat Datang di Borobudur
Candi Borobudur adalah candi Buddha Mahayana, dibangun pada abad ke-9 pada masa pemerintahan Dinasti Sailendra, candi ini dirancang dengan bentuk arsitektur Buddha Jawa, yang memadukan budaya asli Indonesia adalah pemujaan leluhur dan konsep agama Buddha untuk mencapai Nirvana. Sumber: Teknik Kepemanduan Chandi Borobudur arisguide. Foto arisguide

Borobudur atau Barabudur, candi suci umat Buddha. Candi Budha Mahayana terdiri dari sembilan teras bertingkat, enam teras bujur sangkar dan tiga teras lingkaran, serta terdapat stupa terbesar berada ditengah, dikelilingi oleh 72 stupa dan dihiasi dengan 2.672 panel relief dan 504 arca Buddha. Candi Borobudur dibangun pada abad ke-9 pada masa pemerintahan Dinasti Sailendra, candi ini dirancang dengan arsitektur Buddha Jawa, yang memadukan budaya asli Indonesia pemujaan leluhur dan konsep Buddha untuk mencapai Nirvana.

Stupa teras-teras melingkar Arupadhatu, pemandangan dari stupa induk.
Candi Borobudur adalah candi Buddha Mahayana, Candi Borobudur dibangun pada abad ke-9 pada masa pemerintahan Dinasti Sailendra, candi ini dirancang dengan arsitektur Buddha Jawa, yang memadukan budaya asli Indonesia pemujaan leluhur dan konsep Buddha untuk mencapai Nirvana. Sumber: Teknik Kepemanduan Chandi Borobudur arisguide. Foto arisguide.

TRADISI RITUAL SITUS BUDAYA MASYARAKAT BOROBUDUR

Candi Borobudur terletak di desa Borobudur, kecamatan Borobudur, kabupaten Magelang, propinsi Jawa Tengah. Lokasi candi berada diatas bukit yang dikelilingi pegunungan Menoreh di sebelah selatan, ada dua sungai Progo dan sungai Elo di sebelah timur dan gunung Merapi dan Merbabu di sebelah timur laut.

Kawasan candi Borobudur memiliki desa-desa yang mempunyai tradisi dan aktifitas yang mempunyai banyak potensi untuk dikembangkan sebagai tujuan wisata pedesaan. Tradisi budaya masyarakat Borobudur sangat istimewa dan menarik, hal ini banyak berhubungan langsung dengan tradisi kebudayaan candi Borobudur seperti cerita sejarah nama desa yang mempunyai arti tentang keberadaan candi Borobudur.

Peta Kecamatan Borobudur. Sumber: Balai Konservasi Borobudur. Teknik Kepemanduan Candi Borobudur arisguide. Foto arisguide. 

Nama-nama Desa di Kawasan Candi Borobudur
Desa-desa yang mempunyai tradisi dan aktifitas yang masuk di kawasan Borobudur adalah 1. Bigaran, 2. Borobudur, 3. Bumiharjo, 4. Candirejo, 5. Giripurno, 6. Giritengah, 7. Karanganyar, 8. Karangrejo, 9. Kebonsari, 10. Kembanglimus, 11. Kenalan, 12. Ngadiharjo, 13. Ngargogondo, 14. Sambeng, 15. Tanjungsari, 16. Tegalarum, 17. Tuksongo, 18. Wanurejo, 19. Wringinputih.

Beberapa tradisi dan ritual situs budaya masyarakat di kawasan Borobudur yang masih ditemui dalam kehidupan masyarakat pedesaan diantaranya adalah meliputi:
1. Upacara Tradisi Daur Hidup.
2. Upacara Tradisi Penanggalan Jawa.
3. Upacara Terkait Pekerjaan.
4. Seni Dolanan Tradisional.
5. Pengobatan Tradisional.
6. Ekspresi Ritual.
7. Sesaji Olahan Pangan.
8. Benda Tempat Wingit/Sakral.
9. Upacara Salamatan.

Berada di Borobudur

Sejarah menyebutkan Chandi Borobudur terletak tepat di atas bukit dan dibangun di tengah beberapa gunung dan perbukitan. Menengok ke arah barat, terdapat Gunung Sundoro dan Sumbing. Di sebelah timur terdapat Gunung Merbabu dan Merapi. Dilihat ke utara, kurang lebih 15 kilometer dari Borobudur terdapat bukit Tidar, dan di selatan dibatasi oleh perbukitan Menoreh. Borobudur terletak di pertemuan dua sungai yaitu Progo dan Elo yang letaknya di sebelah timur Chandi Borobudur dan Chandi Pawon.

Chandi Borobudur
Monumen ini terdiri atas enam teras berbentuk bujur sangkar yang diatasnya terdapat tiga pelataran melingkar, pada dindingnya dihiasi dengan 2.672 panel relief dan aslinya terdapat 504 arca Buddha. Borobudur memiliki koleksi relief Buddha. Sumber: Teknik Kepemanduan Candi Borobudur arisguide. Foto arisguide. 

Selamat datang, senang bertemu Anda yang akan mengunjungi kemegahan candi Borobudur, sebagai destinasi wisata di Indonesia. Bangunan ini merupakan bagian dari salah satu situs warisan dunia sejak tahun 1991. Keramahan pemandu wisata, pada kesempatan ini akan mengantar dan memberikan narasi untuk mengagumi keindahan arsitektur dan seni rupa budaya leluhur dalam Borobudur Selayang Pandang.

Selamat Datang di Borobudur
Candi Borobudur adalah candi Buddha Mahayana, dibangun pada abad ke-9 pada masa pemerintahan Dinasti Sailendra, candi ini dirancang dengan bentuk arsitektur Buddha Jawa, yang memadukan budaya asli Indonesia adalah pemujaan leluhur dan konsep agama Buddha untuk mencapai Nirvana. Sumber: Teknik Kepemanduan Chandi Borobudur arisguide. Foto arisguide.

Stupa teras-teras melingkar Arupadhatu, pemandangan dari stupa induk.
Candi Borobudur dibangun pada abad ke-9 pada masa pemerintahan Dinasti Sailendra, candi ini dirancang dengan arsitektur Buddha Jawa, yang memadukan budaya asli Indonesia pemujaan leluhur dan konsep Buddha untuk mencapai Nirvana. Sumber: Teknik Kepemanduan Chandi Borobudur arisguide. Foto arisguide.

Sumber: Teknik Kepemanduan Candi Borobudur arisguide.

Mendapatkan lebih banyak narasi dan materi tentang Chandi Borobudur dalam Barabudur atau Borobudur, Candi Buddha Pusaka Budaya Indonesia.
Menjelajahi dan mendapatkan bacaan yang lebih mudah dalam KEBUDAYAAN BOROBUDUR - BELAJAR DENGAN PEMANDU WISATA.
Membaca lebih menyenangkan jelajahi narasi tematik lebih detil dalam Selamat Datang di Kebudayaan Borobudur.
Membaca dalam bahasa inggris yang menyenangkan dan juga terkesan begitu menarik untuk diterjemahkan dalam bahasa yang mudah dan luwes, mendapatkan bacaan dengan detail dalam Welcome to Borobudur Temple, the fabric of life in the Buddhist culture.
Menjelajahi, mengagumi keindahan seni rupa dalam gambar dan foto dengan mengetik tautan detail dalam PHOTO IMAGE BOROBUDUR.

No comments:

Post a Comment

BOROBUDUR MERUPAKAN PUNCAK KEBUDAYAAN JAWA KUNO

S elamat datang di Kebudayaan Borobudur, salah satu cagar budaya bangunan suci agama Buddha sebagai situs Warisan Budaya Dunia. Kemegahan da...